Menyulap Halaman Rumah Jadi Kebun Gizi Keluarga

dedenPada umunya pekarangan atau halaman rumah hanya ditanami berbagai tanaman bunga saja, ada yang dibiarkan ditumbuhi rumput liar begitu saja, atau bahkan pemandangan diperkotaan sebagian besar halaman rumah diplester atau dipasang paving block sehingga menjadi rumah menjadi gersang dan panas. Sungguh sangat disayangkan bila kita tidak dapat memanfaatkanya. Padahal dengan kondisi halaman atau pekarangan rumah yang seadanya apabila kita kreatif bisa mandatangkan manfaat, baik manfaat hasil pemenuhan kebutuhan dapur apabila kita menanam sayuran maupun manfaat menambah nilai estetika karena halaman rumah kita terhihat hijau dan sejuk. Jangan khawatir halaman rumah kita yang sempit akan habis space kare adanya tanaman, kita bisa menggunakan media tanam yang bisa dipindah-pindah sehingga apabila sewaktu-waktu halaman rumah kita digunakan utuk acara hajatan satau serupanya dapat dipindahkan sementara dan kita masih dapat memanfaatkan lahan rumah kita sesuai acara kita. Salah satu mamanfaatakan halaman atau pekarangan rumah yaitu dengan menanam sayur-sayuran. Bertanam sayuran bisa dilakukan dengan cara yang sederhana asalkan kita mau rajin memeliharanya. Jenis sayuran yang ditanam kita pilih sesuai kesukaan, namun tentunya  harus tetap mempertimbangkan berbagai hal, seperti syuran yang sering dibutuhkan pada urusan dapur kita, sayuran yang mudah pemeliharaanya, tidak manja terhadap kondisi lingkungan dan media tanam, dan mungkin jenis sayuran yang sering tak tejangkau harganya dipasaran seperti cabai, bawang merah dan lain-lain. Masih ingatkah kita pada harga bawang dan cabai yang sempat meroket manyaingi harga daging.? deden2 Cara Bertanam Sayuran di Pekarangan Banyak sekali metode bertanam sayuran dipekarangan, namun kita harus dapat memilih metode yang paling sederhana dan membutuhkan biaya sedikit tapi menghasilkan manfaat yang besar. Metode yang paling murah dan sederhana bisa menggunakan media polybag atau karung bekas, namun penulis lebih menyarankan menggunakan karung bekas dari pada polybag. Pertimbanganya adalah, karung lebih kuat, kekar, namun mempunyai porositas atau aerasi yang lebih baik dari polybag. Aerasi akan turut membantu menjaga kesuburan tanah dalam media tanam sehingga dapat menyediakan unsur hara yang baik bagi tanaman. Media tanam memiliki fungsi untuk menopang tanaman, memberikan nutrisi dan menyediakan tempat bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Lewat media tanam tumbuh-tumbuhan mendapatkan sebagian besar nutrisinya. Oleh karena itu, harus bisa menggantikan fungsi tanah bagi tanaman. Untuk membuat media tanam yang baik diperlukan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan digunakan adalah tanah top soil, kompos dan arang sekam. Berikut langkah-langkahnya :
  • Siapkan tanah yang terlihat gembur dan subur, lebih baik diambil dari bagian paling atas. Kemudian ayak tanah tersebut hingga menjadi butiran-butiran halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering sehingga tidak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan menyebabkan bahan-bahan tidak tercampur dengan merata.
  • Siapkan kompos yang telah matang (bisa langsung beli), bisa dari jenis kompos biasa, bokashi atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus tersebut sehingga menjadi butiran halus.
  • Siapkan arang sekam, silahkan baca cara membuat arang sekam.
  • Campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah. Komposisi campuran adalah 2 bagian tanah, 1 bagian kompos dan 1 bagian arang sekam (2:1:1). Aduk hingga merata.
  • Siapkan karung bekas, masukkan campuran tersebut kedalamnya. Media tanam sudah siap digunakan.
Manfaat Budidaya Sayuran Di Lahan Pekarangan Manfaat penanaman tanaman sayuran di lahan pekarangan dapat menghasilkan efek ganda, antara lain: Memenuhi Gizi Keluarga Dalam keadaan sulit, pekarangan sebenarnya dapat diberdayakan sebagai upaya mendukung kecukupan gizi keluarga. Berbagai tanaman sayuran, lalapan dan buah-buahan bisa jadi sumber protein, vitamin dan mineral yang baik bagi keluarga. Bahkan jika tersedia pekarangan yang cukup luas, sumber protein hewani juga bisa diperoleh dari ikan dan hewan ternak. Untuk memenuhi kecukupan gizi tidak harus dengan biaya tinggi. Cara mudah dan murah bisa dilakukan untuk menghasilkan bahan pangan bergizi. Apabila pekarangan yang kosong ditanami dengan tanaman bermanfaat sekarang maka gerakan pemanfaatan pekarangan untuk memperkuat sumber gizi keluarga akan berhasil. Memelihara Kesehatan Obat tradisional telah dikenal secara turun temurun dan digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan kesehatan. Pemanfaatan obat tradisional pada umumnya lebih diutamakan sebagai upaya menjaga kesehatan (preventif) meskipun ada pula upaya sebagai pengobatan suatu penyakit (kuratif). Tanaman sayuran dan tanaman berkhasiat obat dapat ditanam di pekarangan untuk digunakan sebagai apotik hidup dan digunakan sewaktu-waktu apabila diperlukan. Sumber Penghasilan Sampingan Umumnya pemanfaatan lahan pekarangan hingga saat ini belum optimal. Namun bila dimanfaatkan secara intensif, hasil panen tanaman sayuran dari lahan sekitar tempat tinggal dapat menghasilkan sumber pendapatan sampingan bagi keluarga. Memperindah Lingkungan Dengan penataan tanaman yang asri akan menghasilkan lingkungan yang serasi dan indah sehingga sedap dipandang mata, mendatangkan kenyamanan bagi penghuninya, dan akan mendapatkan kondisi lingkungan yang estetis. Demi membangun generasi yang lebih sehat, kami mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur-sayuran dan buah-buahan ataupun lainya sebagai ladang sumber gizi keluarga.   Oleh : Deden Dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian Unswagati

Tinggalkan Balasan