Agroteknologi

SEJARAH PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

Program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati didirikan pada tanggal 11 September 1986 dengan No SK Pendirian PS yaitu 0810/0/1986 dan dengan nama jurusan Budidaya Pertanian. SK Pendirian Program Studi Budidaya Pertanian ditandatangani oleh Sutanto Wirjoprasonto. Program studi Budidaya Pertanian mengalami beberapa kali pergantian nama Program Studi yaitu Pada tahun 2007, jurusan Budidaya Pertanian berganti nama menjadi Program Studi Agronomi dan pada tahun 2011 menjadi Program Studi Agroteknologi.

   

VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

 VISI
Berdaya Saing dalam Bidang pengelolaan Tanaman Terpadu yang Berkelanjutan di Tingkat Nasional dan Berorientasi Global.  
 MISI
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang AGroteknologi khususnya dalam pengelolaan tanaman terpadu yang berkelanjutan  
TUJUAN
Menghasilkan lulusan yang :
  1. Kompeten dalam bidang teknologi budidaya tanaman yang mencakup aspek sumberdaya lahan, sumberdaya hayati dan perlindungan tanaman.
  2. Mampu berinovasi dalam pengembangan dan penerapkan IPTEK.
  3. Mampu mendiseminasikan dan mengimplementasikan temuan IPTEK kepada masyarakat.
  4. Mampu membangun jejaring (networking) kerjasama untuk membangun citra institusi.
  5. Memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan manajerial, serta adaptif terhadap dinamika lingkungan.
  6. Menjunjung tinggi etika profesi.
SASARAN
  1. Pengembangan sumberdaya manusia yaitu dosen dan tenaga kependidikan.
  2. Kurikulum yang memenuhi kebutuhan masyarakat
  3. Sistem pembinaan dan pengajaran mahasiswa yang intensif
  4. Sarana perkuliahan yang memenuhi syarat
  5. Administrasi umum dan administrasi akademik yang tertib
 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN Kompetensi Utama A. Pelaku di bidang pertanian :
  1. Mampu menerapkan prinsip ilmiah dalam merumuskan, menganalisis dan memecahkan permasalahan dalam bidang pertanian
  2. Kemampuan menerapkan IPTEKS di bidang budidaya tanaman berdasarkan prinsip pertanian berkelanjutan, baik yang bersifat modern maupun kearifan lokal.
B. Pengusaha (entrepreneur, initiator, adaptor, cooperator) :
  1. Keberanian memulai, melaksanakan dan mengembangkan usaha inovatif bidang produksi tanaman dalam pertanian berkelanjutan.
  2. Kemampuan menjalin kerjasama (bernegosiasi dan berkomunikasi) secara efektif.
  3. Kemampuan berinovasi dalam menerapkan IPTEKS di bidang budidaya pertanian ke dalam praktek bisnis.
  4. Kemampuan menerapkan etika bisnis pertanian yang berwawasan lingkungan.
C. Manajer (planner, designer, organizer, evaluator, mediator) :
  1. Mempunyai kemampuan leadership, manajerial, dan adaptasi terhadap lingkungan, serta jiwa kreatif, inovatif, responsif, dalam  merancang, merencanakan, dan mengevaluasi sistem produksi tanaman secara tepat sesuai kaidah pertanian berkelanjutan.
  2. Kemampuan mengaktualisasikan potensi diri untuk bekerjasama dalam tim yang multidisiplin.
 D. Komunikator (fasilitator, motivator dan mediator) :
  1. Kemampuan belajar sepanjang
  2. Kemampuan berfikir analitis dan sintesis dengan memperhitungkan dampak penyelesaian masalah di lingkup global dalam berkehidupan bermasyarakat.
  3. Kemampuan sebagai fasilitator, motivator dan mediator secara sistematik dan efektif.
  4. Mampu mengkomunikasikan pemikiran secara individu maupun dalam tim
  5. Mempunyai kemampuan berkomunikasi untuk memfasilitasi, memotivasi dan menjadi mediator dalam menghadapi permasalahan bidang pertanian di masyarakat.
  Kompetensi Pendukung A. Kompetensi Pendukung Profil Pelaku di bidang pertanian
  1. Mempunyai etika dan rasa tanggung jawab terhadap profesi
  2. Mempunyai kepedulian terhadap budaya dan kearifan lokal
  3. Mempunyai kredibilitas tinggi
B. Kompetensi Pendukung Profil Pengusaha (entrepreneur, initiator, adaptor, cooperator)
  1. Mampu menginisiasi berwirausaha
  2. Mampu bekerjasama dalam tim
  3. Mampu menerapkan etika bisnis pertanian yang berwawasan lingkungan
  4. Mempunyai kredibilitas tinggi
 C. Kompetensi Pendukung Profil Manajer (planner, designer, organizer, evaluator, mediator)
  1. Mampu berinteraksi dengan lingkungan budaya yang berbeda
  2. Menghargai perbedaan pandangan atau pendapat
  3. Mempunyai kredibilitas tinggi
D. Kompetensi Pendukung Profil Komunikator (fasilitator, motivator, mediator)
  1. Mempunyai kemampuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi
  2. Mempunyai kemampuan bahasa Inggris
  3. Mempunyai kredibilitas tinggi